
Dr. Harits Setyawan, S.Pd., M.Pd., Koordinator ISBN dan SSKCKR Itera Press
“Every large tree in the world used to be young and small. Don’t be discouraged and keep growing”. Kalimat tersebut berbicara langsung kepada hati kita melalui analogi sebuah pohon.
Pohon raksasa yang hari ini berdiri kokoh menembus awan, dulunya adalah sebutir benih yang terkubur di dalam tanah. Ia tidak langsung terlihat hebat. Ia memulai perjalanannya dalam kesunyian, berjuang menembus tanah hanya untuk menumbuhkan selembar daun kecil. Jika kamu merasa sedang berada di bawah, tidak terlihat, atau sedang berjuang sendirian, ingat bahwa itu bukanlah akhir. Itu adalah fase awal dari sebuah pertumbuhan.
Seringkali kita merasa berkecil hati melihat orang lain yang sudah mapan, sukses, dan tampak begitu besar. Kita lalu memandang diri sendiri dan merasa tidak ada apa-apanya. Kalimat ini dengan lembut berbisik: “Jangan layu sebelum berkembang.” Orang-orang hebat yang kamu kagumi hari ini, dulunya juga pernah bingung, pernah gagal, dan pernah sulit. Menjadi kecil bukanlah sebuah cacat atau cela. Itu adalah syarat mutlak yang harus dilalui sebelum menjadi besar.
Pohon tidak pernah berhenti tumbuh. Mereka menahan badai, melewati musim kering, dan terus mengakar ke dalam tanah sedalam mungkin. “Keep growing” adalah pesan agar kamu tidak menyerah pada keadaanmu yang sekarang. Setiap buku yang kamu baca, setiap air mata yang kamu usap, setiap kegagalan yang kamu perbaiki, dan setiap usaha kecil yang kamu lakukan hari ini, meski tidak dilihat oleh orang lain, adalah nutrisi yang sedang membesarkan jiwamu.
Jangan hukum dirimu hari ini hanya karena kamu belum menjadi “pohon yang rindang”. Hargai prosesmu. Tersenyumlah dan katakan pada dunia: “Saat ini aku mungkin kecil dan tak terlihat, tapi suatu saat aku akan mencapai versi terbaikku.” Tetaplah bertahan dan teruslah bertumbuh.









