Penulis: Indah Gumala Andirasdini, Dani Al Mahkya, & Miftahul Irfan ; Editor: Nabila Nurul Atiqah & Harits Setyawan ISBN: Halaman: 142 Ukuran: 21.5 x 27.9 cm Tahun: 2026
Deskripsi:
Applied Time Series Analysis: Actuarial Data Approach menghadirkan pembahasan analisis deret waktu yang mengintegrasikan teori, metode statistik, aplikasi aktuaria, dan implementasi menggunakan R. Dimulai dari konsep dasar, ACF, PACF, dan stasioneritas, buku ini membahas model MA, AR, ARMA, dan ARIMA, identifikasi dan estimasi parameter, pengujian signifikansi, hingga diagnostik model. Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan berbagai metode forecasting, termasuk Exponential Smoothing, ARIMA, SARIMA, interval prediksi bootstrap, dan kombinasi peramalan. Berbagai contoh dan studi kasus diarahkan pada permasalahan aktuaria, seperti klaim asuransi, premi, mortalitas, cadangan IBNR, dan cadangan teknis, sehingga konsep yang dipelajari dapat langsung dikaitkan dengan kebutuhan analisis data dalam praktik aktuaria. Sebuah referensi untuk memahami, memodelkan, mendiagnosis, dan meramalkan data deret waktu dalam perspektif aktuaria.
Penulis: Dr. Agus Purwowidodo, M.Pd. & Prof. Dr. Prim Masrokan Munthohar, M.Pd. ; Editor: Agus Purwowidodo & Harits Setyawan ISBN: Halaman: 320 Ukuran: 14.8 x 21 cm Tahun: 2026
Deskripsi:
Dalam era disrupsi teknologi dan percepatan inovasi digital, lembaga pendidikan tidak lagi dapat bertumpu pada pendekatan konvensional yang bersifat administratif dan reaktif. Sebaliknya, diperlukan paradigma baru yang lebih adaptif, prediktif, dan berbasis data. Konsep Smart Education Education Management yang diangkat dalam buku ini berupaya menjembatani kebutuhan tersebut dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip manajemen modern, pemanfaatan teknologi digital, serta analisis pembelajaran (learning analytics) sebagai fondasi pengambilan keputusan yang lebih akurat dan berkelanjutan. Buku ini secara sistematis menguraikan bagaimana inovasi digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan pendidikan. Tidak hanya terbatas pada penggunaan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup perubahan mindset, budaya organisasi, serta kompetensi kepemimpinan yang diperlukan untuk mengelola ekosistem pendidikan berbasis digital. Dalam konteks ini, kepemimpinan pendidikan tidak lagi dipahami sebagai fungsi struktural semata, melainkan sebagai proses transformasional yang menekankan visi, kolaborasi, dan kemampuan membaca data untuk menghasilkan kebijakan yang berbasis evidensi.
Dr. Harits Setyawan, S.Pd., M.Pd., dalam Seminar “Dari Kampus untuk Dunia: Membangun Budaya Menulis dan Publikasi Buku di Kalangan Mahasiswa”
Kamis, 24 September 2026, Itera Press dan IKAPI Lampung berkolaborasi menyelenggarakan seminar bertema ” Dari Kampus untuk Dunia: Membangun Budaya Menulis dan Publikasi di Kalangan Mahasiswa”. Seminar tersebut ditujukan untuk mendukung optimalisasi potensi publikasi buku di perguruan tinggi. Dr. Harits Setyawan, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa rasio ideal dosen dan mahasiswa yaitu antara 1: 20 hingga 1: 30 sesuai dengan bidang ilmu. Apabila 4 orang dari mahasiswa-mahsiswi tersebut menerbitkan buku, kampus telah meningkatkan publikasi 4 kali lipat dari jumlah publikasi yang dihasilkan oleh dosen. Harits menyadari potensi tersebut ketika ia menjadi Pimred Itera Press pada tahun 2020 -2021.
Pada saat itu, target publikasi yang dipercayakan kepadanya adalah Itera Press mampu menerbitkan ininimal 20 buku ber-ISBN dalam kurun waktu 1 tahun. Untuk mecapat target publikasi tersebut, Harits mengundang rekan-rekan dosen di prodi di mana ia bertugas dan prodi-prodi lain di kampus Itera untuk menerbitkan buku. Tidak hanya itu, ia juga melakukan sosialisasi ke kampus-kampus lain bahwa telah berdiri penerbit kampus Itera yang akan membantu dosen-dosen dalam menerbitkan buku. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil yang diharapkan. Bahkan, 3 buku pertama Itera Press harus ditulis oleh Harits dan rekannya agar Itera Press dapat mendaftar sebagai anggota IKAPI. Akhirnya di tahun itu, yakni 2020, Itera Press hanya berhasil menerbitkan 3 buku ber-ISBN.
Suatu ketika setelah kelas, di lemari prodi, Harits melihat plakat penghargaan yang diperolehnya sebagai narasumber dalam kegiatan berjudul “Pelatihan Kepenulisan Sastra Kreatif” yang diselenggarakan oleh Komunitas Aspirasi Kepeminatan Sastra Itera (Aksara) pada 2 April – 15 Mei 2019. Ia tersadar bahwa menulis adalah sarana mengekspresikan diri dan hobi yang menyenangkan tidak hanya bagi dosen tetapi juga mahasiswa. Lalu, Harits pun meluncurkan program “Kolaborasi Menulis Dosen dan Mahasiswa” yang diawali dengan menggandeng dosen-dosen pengampu mata kuliah Bahasa Inggris dan mahasiswa-mahasiswi Tahap Persiapan Bersama (TPB) yang mengambil mata kuliah tersebut. Program tersebut mendapat respons yang sangat baik dan untuk pertama kalinya, pada tahun 2021, Itera Press berhasil menerbitkan lebih dari 20 buku ber-ISBN dalam kurun waktu 1 tahun.
Dr. Harits Setyawan, S.Pd., M.Pd., dan Peserta Seminar “Dari Kampus untuk Dunia: Membangun Budaya Menulis dan Publikasi Buku di Kalangan Mahasiswa”
“Dosen mempublikasikan tulisan adalah tuntutan profesi tetapi mahasiswa mempublikasikan tulisan adalah prestasi”, ucap Harits mendukung mahasiswa-mahasiswi peserta seminar untuk tidak ragu mempublikasikan karya mereka. Rupanya, Ia juga pernah mengalami perasaan ragu dan khawatir untuk mempublikasikan tulisan-tulisannya pada saat masih berstatus sebagai mahasiswa S1 yang berakibat pada hilangnya tulisan-tulisan tersebut karena kerusakan perangkat elektronik. Harits menjelaskan kendala seperti itu mungkin sudah jarang terjadi saat ini karena kita bisa mencadangkan data secara daring tetapi ada hal yang tidak akan bisa kembali, yaitu masa-masa sebagai mahasiswa S1. Setelah menekuni suatu profesi, misalnya menjadi dosen di perguruan tinggi, mempublikasikan tulisan adalah kewajiban. Bagi dosen, itu adalah hal biasa tetapi berbeda ketika mahasiswa mempublikasikan tulisan, setidaknya artikel tentang pencapaian mahasiswa tersebut akan diterbitkan di laman penerbit buku. Sekarang ini, di mana orang di seluruh dunia menggunakan mesin pencari (penelusuran website) untuk menemukan informasi, tentu itu akan berdampak positif pada rekognisi penulis secara global.
Harits mengajak peserta seminar untuk tidak memandang sebelah mata buku-buku fiksi. Menurutnya, justru buku-buku tersebut berpotensi besar meledak di pasar daripada buku-buku non fiksi. Kita mengenal The Witcher, Journey to the West, Harry Potter, dan banyak karya fiksi lainnya tidak hanya diadaptasi dalam bentuk film tetapi juga video game. Belum kita temukan ada dalam sejarah di mana buku Grammar/ Tata Bahasa dalam Bahasa Inggris dan buku-buku non fiksi lainnya diangkat menjadi film atau video game. Oleh sebab itu, mahasiswa dapat memulai tulisan dengan berbagi kisah-kisah inspiratif yang pernah mereka alami selama masa-masa sekolah, pantun dan puisi yang mereka merasa senang ketika membuatnya, atau hal-hal lain yang dekat dengan keseharian mereka. Lebih lanjut lagi Harits menjelaskan bahwa tidak seperti artikel jurnal, buku dapat terus disempurnakan melalui edisi-edisi berikutnya. Keterampilan menulis bukanlah bakat lahir. Edisi pertama buku hadir untuk menempa jemari dan mengasah kemampuan menulis kita. “Karya terbaik tidak lahir dari menunggu kata sempurna tetapi dari edisi pertama yang berani menyapa dunia’, tuturnya.
Buku dapat berasal dari luaran mata kuliah, tugas akhir, atau aktifitas dari unit kegiatan mahasiswa yang sudah dimodifikasi menjadi buku yang layak dikonsumsi oleh masyarakat umum. Apabila dihasilkan dari kolaborasi menulis dosen dan mahasiswa, di dalam buku tersebut, kepengarangan dapat berupa mahasiswa sebagai penulis utama dan dosen sebagai penulis pendamping atau sebaliknya. Selain itu, buku juga dapat ditulis sepenuhnya oleh mahasiswa atau dosen. Dalam upaya membangun budaya menulis dan publikasi buku di kalangan mahasiswa, Itera Press rutin melakukan seminar dan pelatihan, baik yang diinisiasi oleh tim Itera Press sendiri, maupun seminar dan pelatihan di mana tim Itera Press diundang sebagai narasumber. Apabila memerlukan pendampingan, penulis juga dapat berkunjung ke ruangan Itera Press di Gedung Kuliah Umum (GKU) 1 Lantai 4, depan Perpustakaan Itera, untuk berdiskusi terkait penulisan buku. Agar dapat menerbitkan buku, civitas akademika Itera perlu mengirim naskah dan surat pernyataan keaslian karya (SPKK) melalui email: [email protected]. Panduan penyusunan naskah dan berkas yang diperlukan dapat diunduh di laman: press.itera.ac.id.
Penulis: Dr. Sarmoko, S.Farm., M.Sc. ; Editor: Nisa Yulianti Suprahman & Harits Setyawan ISBN: Halaman: 330 Ukuran: 13.5 x 20 cm Tahun: 2026
Deskripsi:
Pasien tergeletak di ruang gawat darurat tanpa riwayat yang jelas, kemasan obat tak ditemukan, hasil laboratorium belum keluar. Yang tersisa hanyalah kemampuan membaca tubuh pasien: ukuran pupil, kelembapan kulit, bunyi usus, denyut jantung. Buku ajar ini melatih kemampuan itu lewat toksidrom, pola gejala khas dari tiap golongan racun, sepanjang empat belas bab mulai dari sindrom kolinergik akibat pestisida sampai sindrom neuroleptik maligna akibat obat antipsikotik. Delapan kasus klinis terintegrasi mengajak mahasiswa berpikir seperti dokter jaga sesungguhnya: membaca gejala, menyusun diagnosis banding, memutuskan tatalaksana di bawah tekanan waktu. Ditambah bank soal pilihan ganda, tabel dosis antidotum, algoritma diagnostik, dan daftar istilah dwibahasa, buku ini dirancang dipakai berulang. Materi disusun berdasarkan literatur toksikologi klinis terkini, dari Annual Review of Pharmacology and Toxicology sampai basis data klinis DynaMed, lalu disusun dalam bahasa yang mudah dipahami mahasiswa. Konteks lokal turut dijaga, mulai dari keracunan pestisida di lahan pertanian sampai zat psikoaktif baru yang lolos dari uji urine standar.
Penulis: Luk-Luk Nur Mufidah & Agus Purwowidodo ; Editor: Agus Purwowidodo & Harits Setyawan ISBN: Halaman: 279 Ukuran: 14.8 x 21 cm Tahun: 2026
Deskripsi:
Buku ini mengeksplorasi peran vital guru inspiratif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tengah transformasi era digital. Dengan mengintegrasikan pendekatan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge), guru dibekali strategi inovatif untuk menghadapi tantangan pembelajaran modern. Buku ini menawarkan panduan praktis dan wawasan mendalam bagi para pendidik untuk menciptakan lingkungan belajar yang dinamis, relevan, dan bermakna bagi generasi digital.
Penulis: Dr. K. Muhammad Fathurrohman, S.Pd.I., Gr., M.Pd.I. & Dr. H. Muh. Khoirul Rifa’i, M.Pd.I. ; Editor: Eko Wahyudi, S.Pd.I., Gr., M.Pd.I., M.Pd. & Harits Setyawan ISBN: Halaman: 194 Ukuran: 14.8 x 21 cm Tahun: 2026
Deskripsi:
Buku ini memaparkan seputar manajemen pendidikan agama pada anak, remaja, dan orang tua. Kemudian dilanjutkan menguraikan tentang manajemen lembaga pendidikan Islam non-formal, mulai dari pesantren siswa dan mahasiswa, manajemen pengajian umum, pesantren tradisional, manajemen ma’had aly sampai pada manajemen lembaga pendidikan Islam formal, yaitu madrasah dan sebagainya. Buku ini dikatakan sebagai rekonstruksi pemikiran manajemen pendidikan Islam karena buku ini berusaha mengumpulkan pemikiran-pemikiran yang membahas tentang manajemen lembaga pendidikan Islam baik lembaga pendidikan formal maupun lembaga pendidikan non-formal, bahkan lembaga pendidikan informal.
Penulis: Ardika Satria, Luluk Muthoharoh, Ira Safitri, & Khansa Salsabila Suhaimi ; Editor: Harits Setyawan ISBN: Halaman: 355 Ukuran: 21.6 x 27.9 cm Tahun: 2026
Deskripsi:
Buku ini dirancang untuk memberikan fondasi dalam membangun, mengelola, dan menerapkan sebuah sistem aplikasi website modern yang terintegrasi dengan database, backend terstruktur, frontend interaktif, serta analitik pengguna tingkat lanjut. Melalui pendekatan learning by doing, pembaca tidak hanya mempelajari konsep, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung melalui serangkaian percobaan mulai dari desain arsitektur, konfigurasi server, penyusunan database, pengembangan layanan aplikasi, hingga deployment.
Selamat atas dilantiknya Dr. Harits Setyawan, S.Pd., M.Pd. sebagai Kepala UPA Bahasa Institut Teknologi Sumatera periode 2026-2030. Semoga amanah yang diberikan ini dapat dijalankan dengan penuh integritas, tanggung jawab, serta membawa kemajuan yang berarti.
IKAPI Lampung & Itera Press proudly present: “Dari Kampus untuk Dunia: Membangun Budaya Menulis dan Publikasi Buku di Kalangan Mahasiswa“ Narasumber: Dr. Harits Setyawan, S.Pd., M.Pd., Wakil Ketua IKAPI Lampung Bidang Buku Pendidikan dan Perguruan Tinggi
Buku ini hadir untuk menjawab kebutuhan akan pemahaman yang mendalam mengenai konsep kewarganegaraan, dari akar sejarahnya hingga implikasi sosial dan politik di era globalisasi. Disusun secara sistematis dan berdasarkan kajian ilmiah, buku ini mengupas hak, kewajiban, serta peran strategis warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Ditujukan bagi mahasiswa, akademisi, hingga masyarakat umum, buku ini menjadi referensi penting bagi siapa saja yang peduli terhadap masa depan bangsanya. Dengan bahasa yang lugas dan pembahasan yang komprehensif, buku ini mengajak pembaca untuk memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai kewarganegaraan dalam kehidupan sehari-hari.