
Penulis: Prof. Dr. Ahmad Tanzeh, M.Pd.I. & Dr. Agus Purwowidodo, M.Pd.. ; Editor: Agus Purwowidodo & Harits Setyawan
ISBN:
Halaman: 237
Ukuran: 14.8 x 21 cm
Tahun: 2026
Deskripsi:
Pendidikan tinggi saat ini berada pada persimpangan sejarah yang menentukan. Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, big data, serta integrasi sistem siber dan fisik yang menjadi ciri era Society 5.0 menuntut transformasi mendasar dalam cara kita memahami, merancang, dan melaksanakan proses pembelajaran. Konsep Society 5.0 yang pertama kali diperkenalkan oleh pemerintah Jepang melalui gagasan super smart society menekankan pentingnya integrasi teknologi dengan nilai-nilai kemanusiaan. Dalam konteks inilah pendidikan tinggi dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran kritis, integrasi moral, dan kapasitas inovatif yang berakar pada nilai.
Buku ini lahir dari kegelisahan akademik sekaligus refleksi panjang terhadap praktik pembelajaran di perguruan tinggi yang kerap masih berorientasi pada transfer pengetahuan semata. Padahal, pembelajaran sejatinya merupakan proses transformasi cara berpikir, cara merasa, dan cara bertindak. Pemikiran Jack Mezirow tentang transformative learning menegaskan bahwa pembelajaran yang bermakna terjadi ketika individu mampu merefleksikan asumsi-asumsi dasarnya dan merekonstruksi kerangka berpikirnya secara kritis. Perspektif ini menjadi landasan teoretis yang menginspirasi model pembelajaran transformatif yang ditawarkan dalam buku ini.
